Sunday, June 14, 2015

PRESS RELEASE PART 2 PKMFT UNJ 2015 – 12-14 Mei 2015

Oleh : Rakha Ramadhana (1) T.Elektro/PTIK/2014

Tema : Pemimpin yang Berkarakter Religius, Berpikir, dan Bertindak Solutif
Tanggal : 12 Mei 2015 – 14 Mei 2015
Jumlah Peserta : 112 orang

PKMFT UNJ 2015, pada tanggal 12 Mei dimulai dengan pengondisian para peserta di tempat perjanjian kehadiran, yaitu di tugu UNJ. Peserta diharapkan oleh panitia untuk dating pada jam 15.00 WIB tepat, apabila tidak, ada pengurangan poin. Hal ini jelas sekali, namun, banyak peserta yang memiliki alasan akan belum lengkapnya perlengkapan kelompok mereka. Kelalaian ini menyebabkan, seharusnya pada jam 17.00 WIB kami sudah diberangkatkan oleh panitia, tetapi kami diberangkatkan setelah Sholat Maghrib. Pengondisian dimulai dari jam 15.30 WIB, panitia menertibkan para peserta dengan cara yang biasa yaitu membariskan para peserta, dan memberikan kesempatan pada peserta untuk menempatkan barang bawaannya di samping mereka, hal ini dilakukan untuk menunggu para peserta PKMFT UNJ 2015 yang telat akan alasannya masing-masing. Briefing dimulai oleh Ahmad Barkah (Koor Acara PKMFT UNJ 2015) setelah sebagian banyak dari peserta PKMFT UNJ 2015 datang, pada briefing ini di sosialisasikan mengenai beberapa tata tertib baru, yaitu mengenai pluit. Pada briefing kali ini juga, di sosialisasikan teknis keberangkatan bagi seluruh peserta. Kami para ketua kelompok dipanggil untuk mencarikan CP setiap kelompok, dan CP tersebut berhak untuk mengaktifkan HP selama perjalanan dari UNJ ke Bogor. Mengenai lokasi kami untuk Pelatihan adalah di Cisura, Bogor, tempatnya di Villa Lembah Pertiwi.
Setelah maghrib, kami disapu habis di UNJ, menandakan kami sudah harus clear dan berangkat menuju lokasi. Kelompok 1 dan 6 (saya dan kelompok 6) membuat perjanjian untuk pergi bersama, akhirnya kami memutuskan untuk menuju Kp. Rambutan (pos 1) dengan Busway terlebih dahulu untuk turun di UKI dan dilanjutkan dengan menaiki Mayangsari dari UKI ke Kp. Rambutan, perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Kami sesampainya di Kp. Rambutan, kami melakukan checkpoint di Pos 1, dengan yang menjaga adalah Maryadi Sosiawan (Staff TDK, PKMFT UNJ 2015). Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak dengan Bus Narita yang di charter oleh sebagian banyak kelompok yang ada pada saat itu, kami merupakan Gelombang pertama, kurang lebih ada 7 kelompok pada Bus tersebut. Setelah kami dapat 7 kelompok dinyatakan untuk siap pergi, kami akhirnya jalan. Perjalanan mengambil waktu 1 ½ jam. Di bus, banyak sekali cerita-cerita para peserta PKMFT dan kami juga mengenal satu sama lain disana.
Sesampainya kami di Pafesta (lokasi Pos 2) pada jam 10.50 WIB, kami dikondisikan oleh para Panitia Sie. TDK disana. Kami diperbolehkan untuk beristirahat sejenak dan menunggu kelompok lain untuk hadir di Pos 2. Setelah seluruh Kelompok datang, kami akhirnya diperbolehkan untuk diantar menuju Lokasi Villa, yaitu di Villa Lembah Pertiwi. Disana, seseorang meng-estimasikan perjalanan (tracking) kami menuju Villa adalah 2 jam. Mendengar hal tersebut, banyak dari kami yang kaget, tetapi kami tetap berjalan. Perjalanan yang kami mulai pada jam 11.00 WIB ini benar-benar menghabiskan waktu 2 jam. Medan yang kami tempuh juga tidak mudah, banyak sekali tanjakan yang sangat curam dan jalan yang beralaskan tanah dan bebatuan. Hal ini  membuat kami untuk beristirahat 2 kali di perjalanan menuju Villa.
Di keesokan harinya, dikarenakan perjalanan mengambil 2 jam jam 01.00 WIB kami tiba di Villa, dan kami dikondisikan untuk segera beristirahat setelah ada beberapa briefing dari panitia. Pada tanggal 13 Juni 2015, hari ke-2 PKMFT UNJ 2015, dimulai dengan dikondisikannya kami untuk melakukan sholat QL (Qiyamul La’il) atau biasa disebut sholat Tahajud. Kami tidak diperbolehkan untuk tidur kembali, melainkan kami diharuskan untuk mengisi jam-jam menuju Shubuh dengan agenda kerohanian. Setelah itu kami baru Shubuh, setelah shubuh, dilakukan pembacaan Al-Matsurat. Seselesainya kami membaca Al-Matsurat, kami dikondisikan di lapangan hijau di Villa Lembah Pertiwi untuk melakukan Aktivitas Senam, seselesainya kami melakukan Aktivitas senam yang dipimpin oleh banyak peserta kami diberikan waktu untuk Sholat Dhuha.

Setelah kami sholat Dhuha, MC masuk yaitu Ahmad Roki Robbani (Staff Acara PKFMT 2015) yang mempersilahkan moderator pada materi yang akan disampaikan untuk masuk, Hadi Sumantri (Ka.Dept PSDM BEMFT 2015-2016). Materi ini merupakan materi Kaderisasi, jadi kami disana mempresentasikan hasil jaulah (kunjungan) kami ke salah satu tokoh yang kami tanyakan tentang kaderisasi. Banyak sekali pandangan yang berbeda dari masing-masing tokoh yang dikunjungi oleh kelompok 1-14. Moderator juga membuat sesi Debat, dengan topik-topik mengenai kebijakan pemerintah, dengan bergantian antar Pro dan Contra, antara laki-laki dan perempuan. Seselesainya kami melakukan sesi Diskusi dan Debat dilanjutkan dengan pemaparan presentasi (penugasan) yang telah kami lakukan, dengan urutan wawancara ke OPMAWA fakultas, wawancara Tokoh di FT, dan yang terakhir adalah wawancara ke Tata Kelola yang ada di FT. Kami mempresentasikan hal ini dilakukan sebelum dan sesudah sholat Zhuhur, dimoderatori oleh Nia Musyarofah (Staff Acara PKMFT UNJ 2015). Setelah banyak sekali pemaparan yang berbeda mengenai opmawa, tokoh, dan tata kelola FT. Kami melanjutkan dengan Agenda materi kembali yang akan di moderator oleh Rizky Fajrianto (Ketua BEM FT 2015-2016), materi yang disampaikan adalah mengenai keorganisasian  dan mengenai para Pemimpin yang ideal untuk masanya. Materi di Disampaikan oleh bang Dani (Ka.Dept Sospol BEM UNJ 2011). Bang Dani menyampaikan juga urgensi mengapa kita harus aksi. Setelah bang Dani menyampaikan paparanya bagaimana kita menemukan kader juga, materi dilanjutkan dengan praktek langsung.
Aksi, ya, aksi sebagai praktek langsung dari materi yang bang Dani sampaikan, disini kami menentukan siapa saja yang menjadi para penentu Aksi, dan isu yang harus kami bahas adalah mengenai pencabutan Subsidi BBM. Aksi yang kami lakukan berlangsung dengan tegang, tetapi setelah di evaluasi ternyata aksi tersebut tidaklah terlalu jelas. Aksi selesai setelah Maghrib, seselesainya kami yang memar karena dibentrokan oleh Polisi kami menunaikan sholat Maghrib di Aula Villa Lembah Pertiwi. Sesudah kami semua melakukan agenda Kerohanian kami setelah Maghrib kami dikondisikan kembali untuk materi selanjutnya, tetapi kami dikagetkan oleh adanya oknum warga yang menuntut bahwa HP miliknya hilang diambil oleh seseorang yang menggunakan Almamater Hijau UNJ, yang sama seperti kita (para peserta) gunakan selama agenda berlangsung. Akhirnya, tersangka ditemukan yaitu Eky Nur Fadhilla (Ketua Angkatan TM 2014). Dia mengaku bahwa memang dia yang mencuri HP tersebut, dan disana terjadilah ricuh antar panitia, pengurus BEM, dan peserta yang membela juga ingin memulangkan kami kerumah masing-masing terkait hal ini. Banyak sekali disana orang-orang yang meninggikan suaranya. Disana juga ada pemateri yang dilibatkan yaitu Bang Farid, disana kami bentrok juga dengan panitia, bentrok disini, merupakan bentrok pendapat dan solusi. Akhirnya suasana dikondisikan kembali oleh panitia untuk materi selanjutnya, dan ternyata semua hal tersebut adalah kejadian yang di rencanakan. Kami disana kaget, dan ternyata semua hal tersebut adalah sebuah manajemen konflik yang di rekayasa oleh Panitia (sebagian) dan senior, juga pemateri.
            Materi yang di usungkan disana ternyata adalah mateir Negosiasi, dimana dalam suatu konflik haruslah kita menemukan sebuah solusi yang memenangkan kedua belah pihak, yang disebut sebagai win-win solution. Sebenarnya hal tersebut adalah hal yang dituju untuk para peserta agar menjadi pemimpin yang berpikir solutif. Setelah materi tersebut yang telah dilewati oleh suasana tegang, dan menemukan solusi yang pintar yang dipaparkan oleh bang Farid, kami akhirnya dipersilahkan untuk beristirahat dan dikondisikan kembali nanti pada Jam 01.00 WIB untuk sholat Malam.
            Sebangunnya kami pada tanggal 14 Juni 2015 jam 01.00 WIB, kami dikondisikan untuk cepat-cepat dengan atmosfir yang lebih tegang, setelah kami menunaikan sholat tahajud. Kami dikondisikan untuk Wisata Malam, disana, kami diminta untuk mencari batu yang telah disebar di sungai yang ada dibawah Villa, setelah kami menemukan batu bertuliskan nomor kelompok kami disana kami diminta untuk membuatkan api unggun untuk ketahanan kami akan kedinginan yang kami rasakan setelah berenang mencari batu di sungai. Setelah api unggun dan kami selesai menyelamatkan kami dari suasana menggigil, kami diminta untuk segera menuju lokasi selanjutnya yaitu untuk muhasabah terkait dibutuhkannya kami di Fakultas Teknik. Setelah itu baru kami kembali ke Villa dengan memegang pundak rekan kami. Sesampainya kami di Villa, kami dipersilahkan untuk langsung menunaikan sholat Shubuh dan seperti biasa agenda kerohanian kami setelah sholat shubuh tersebut.

            Di pagi hari, setelah kami diberikan waktu 1 jam untuk istirahat, kami kembali memulai hari dengan senam pagi, kali ini, senam banyak sekali fun-nya, dan juga sempat bermain-main dengan panitia. Setelah senam, kami makan terlebih dahulu dan memulai kembali agenda dengan Outbound. Ada 4 permainan outbound, yaitu Kolong-kolongan, estafet Ping-pong, ranjau, dan jatuh bebas. Di setiap permainannya kami harus mencari maksud dari game tersebut. Banyak sekali makna, yang berhubungan dengan Tema PKMFT UNJ kali ini. Game / Outbound tersebut berlangsung dengan seru, dan banyak dari kami yang senang memainkannya. Setelah 4 permainan tersebut, dilanjutkan dengan Outbound yang seru lagi yaitu, lari lumpur dan guling-guling di lumpur. Setelah itu kami dipersilahkan untuk membersihkan diri dan mempersiapkan diri setelah ISHOMA untuk kembali kerumah masing-masing. Seselasainya kami melakukan agenda bersih-bersih, kami sholat terlebih dahulu, lalu setelah itu baru kami diperbolehkan untuk makan. Setelah makan, panitia mengadakan agenda perkenalan panitia dan kami diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti PKMFT UNJ 2015. Banyak sekali Kesan dan Pesan, terutama kritik yang bersifiat mendukung untuk para panitia PKMFT.
            Setelah semua kesan & pesan tersampaikan kami akhirnya melakukan sesi foto-foto, sesi foto yang terakhir adalah membentuk tulisan PKMFT 15 dari seluruh peserta PKMFT. Foto sudah selesai dan kami diperbolehkan untuk kembali kerumah kami masing-masing dengan tracking 2 jam lagi kebawah ke Pafesta. Dari sana kami (kelompok 1) menaiki angkot dan setelah itu menaiki APTB untuk turun di UKI lalu TJ menuju Tj. Priuk dan kembali kerumah masing-masing, tetapi saya kembali ke UNJ. Begitulah kurang-lebih perjalanan kami saat PKMFT 15. Tetap Semangat teman-teman. PKMFT 2015, Berpikir Kreatif, Bertindak Solutif, Hidup Mahasiswa!











           










Best Regards
Rakha Ramadhana

No comments:

Post a Comment