Oleh : Rakha Ramadhana (1) T.Elektro/PTIK/2014
Tema :
Pemimpin yang Berkarakter Religius, Berpikir, dan Bertindak Solutif
Tanggal : 12
Mei 2015 – 14 Mei 2015
Jumlah Peserta :
112 orang
PKMFT UNJ 2015, pada tanggal 12 Mei dimulai dengan
pengondisian para peserta di tempat perjanjian kehadiran, yaitu di tugu UNJ.
Peserta diharapkan oleh panitia untuk dating pada jam 15.00 WIB tepat, apabila
tidak, ada pengurangan poin. Hal ini jelas sekali, namun, banyak peserta yang
memiliki alasan akan belum lengkapnya perlengkapan kelompok mereka. Kelalaian
ini menyebabkan, seharusnya pada jam 17.00 WIB kami sudah diberangkatkan oleh
panitia, tetapi kami diberangkatkan setelah Sholat Maghrib. Pengondisian dimulai
dari jam 15.30 WIB, panitia menertibkan para peserta dengan cara yang biasa
yaitu membariskan para peserta, dan memberikan kesempatan pada peserta untuk
menempatkan barang bawaannya di samping mereka, hal ini dilakukan untuk
menunggu para peserta PKMFT UNJ 2015 yang telat akan alasannya masing-masing. Briefing
dimulai oleh Ahmad Barkah (Koor Acara PKMFT UNJ 2015) setelah sebagian banyak
dari peserta PKMFT UNJ 2015 datang, pada briefing ini di sosialisasikan
mengenai beberapa tata tertib baru, yaitu mengenai pluit. Pada briefing kali
ini juga, di sosialisasikan teknis keberangkatan bagi seluruh peserta. Kami
para ketua kelompok dipanggil untuk mencarikan CP setiap kelompok, dan CP
tersebut berhak untuk mengaktifkan HP selama perjalanan dari UNJ ke Bogor. Mengenai
lokasi kami untuk Pelatihan adalah di Cisura, Bogor, tempatnya di Villa Lembah
Pertiwi.
Setelah maghrib, kami disapu habis di UNJ,
menandakan kami sudah harus clear dan berangkat menuju lokasi. Kelompok
1 dan 6 (saya dan kelompok 6) membuat perjanjian untuk pergi bersama, akhirnya
kami memutuskan untuk menuju Kp. Rambutan (pos 1) dengan Busway terlebih dahulu
untuk turun di UKI dan dilanjutkan dengan menaiki Mayangsari dari UKI ke Kp.
Rambutan, perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Kami sesampainya di Kp.
Rambutan, kami melakukan checkpoint di Pos 1, dengan yang menjaga adalah
Maryadi Sosiawan (Staff TDK, PKMFT UNJ 2015). Setelah itu kami melanjutkan
perjalanan menuju Puncak dengan Bus Narita yang di charter oleh sebagian banyak
kelompok yang ada pada saat itu, kami merupakan Gelombang pertama, kurang lebih
ada 7 kelompok pada Bus tersebut. Setelah kami dapat 7 kelompok dinyatakan
untuk siap pergi, kami akhirnya jalan. Perjalanan mengambil waktu 1 ½ jam. Di
bus, banyak sekali cerita-cerita para peserta PKMFT dan kami juga mengenal satu
sama lain disana.
Sesampainya kami di Pafesta (lokasi Pos 2) pada jam
10.50 WIB, kami dikondisikan oleh para Panitia Sie. TDK disana. Kami diperbolehkan
untuk beristirahat sejenak dan menunggu kelompok lain untuk hadir di Pos 2.
Setelah seluruh Kelompok datang, kami akhirnya diperbolehkan untuk diantar
menuju Lokasi Villa, yaitu di Villa Lembah Pertiwi. Disana, seseorang
meng-estimasikan perjalanan (tracking) kami menuju Villa adalah 2 jam.
Mendengar hal tersebut, banyak dari kami yang kaget, tetapi kami tetap
berjalan. Perjalanan yang kami mulai pada jam 11.00 WIB ini benar-benar
menghabiskan waktu 2 jam. Medan yang kami tempuh juga tidak mudah, banyak
sekali tanjakan yang sangat curam dan jalan yang beralaskan tanah dan bebatuan.
Hal ini membuat kami untuk beristirahat
2 kali di perjalanan menuju Villa.
Di keesokan harinya, dikarenakan perjalanan
mengambil 2 jam jam 01.00 WIB kami tiba di Villa, dan kami dikondisikan untuk
segera beristirahat setelah ada beberapa briefing dari panitia. Pada tanggal 13
Juni 2015, hari ke-2 PKMFT UNJ 2015, dimulai dengan dikondisikannya kami untuk melakukan
sholat QL (Qiyamul La’il) atau biasa disebut sholat Tahajud. Kami tidak
diperbolehkan untuk tidur kembali, melainkan kami diharuskan untuk mengisi
jam-jam menuju Shubuh dengan agenda kerohanian. Setelah itu kami baru Shubuh,
setelah shubuh, dilakukan pembacaan Al-Matsurat. Seselesainya kami membaca
Al-Matsurat, kami dikondisikan di lapangan hijau di Villa Lembah Pertiwi untuk
melakukan Aktivitas Senam, seselesainya kami melakukan Aktivitas senam yang
dipimpin oleh banyak peserta kami diberikan waktu untuk Sholat Dhuha.
Setelah kami sholat Dhuha, MC masuk yaitu Ahmad Roki
Robbani (Staff Acara PKFMT 2015) yang mempersilahkan moderator pada materi yang
akan disampaikan untuk masuk, Hadi Sumantri (Ka.Dept PSDM BEMFT 2015-2016).
Materi ini merupakan materi Kaderisasi, jadi kami disana mempresentasikan hasil
jaulah (kunjungan) kami ke salah satu tokoh yang kami tanyakan tentang
kaderisasi. Banyak sekali pandangan yang berbeda dari masing-masing tokoh yang dikunjungi
oleh kelompok 1-14. Moderator juga membuat sesi Debat, dengan topik-topik
mengenai kebijakan pemerintah, dengan bergantian antar Pro dan Contra, antara
laki-laki dan perempuan. Seselesainya kami melakukan sesi Diskusi dan Debat
dilanjutkan dengan pemaparan presentasi (penugasan) yang telah kami lakukan,
dengan urutan wawancara ke OPMAWA fakultas, wawancara Tokoh di FT, dan yang
terakhir adalah wawancara ke Tata Kelola yang ada di FT. Kami mempresentasikan
hal ini dilakukan sebelum dan sesudah sholat Zhuhur, dimoderatori oleh Nia
Musyarofah (Staff Acara PKMFT UNJ 2015). Setelah banyak sekali pemaparan yang
berbeda mengenai opmawa, tokoh, dan tata kelola FT. Kami melanjutkan dengan
Agenda materi kembali yang akan di moderator oleh Rizky Fajrianto (Ketua BEM FT
2015-2016), materi yang disampaikan adalah mengenai keorganisasian dan mengenai para Pemimpin yang ideal untuk
masanya. Materi di Disampaikan oleh bang Dani (Ka.Dept Sospol BEM UNJ 2011).
Bang Dani menyampaikan juga urgensi mengapa kita harus aksi. Setelah bang Dani
menyampaikan paparanya bagaimana kita menemukan kader juga, materi dilanjutkan
dengan praktek langsung.
Aksi, ya, aksi sebagai praktek langsung dari materi
yang bang Dani sampaikan, disini kami menentukan siapa saja yang menjadi para
penentu Aksi, dan isu yang harus kami bahas adalah mengenai pencabutan Subsidi
BBM. Aksi yang kami lakukan berlangsung dengan tegang, tetapi setelah di
evaluasi ternyata aksi tersebut tidaklah terlalu jelas. Aksi selesai setelah
Maghrib, seselesainya kami yang memar karena dibentrokan oleh Polisi kami
menunaikan sholat Maghrib di Aula Villa Lembah Pertiwi. Sesudah kami semua
melakukan agenda Kerohanian kami setelah Maghrib kami dikondisikan kembali
untuk materi selanjutnya, tetapi kami dikagetkan oleh adanya oknum warga yang
menuntut bahwa HP miliknya hilang diambil oleh seseorang yang menggunakan
Almamater Hijau UNJ, yang sama seperti kita (para peserta) gunakan selama
agenda berlangsung. Akhirnya, tersangka ditemukan yaitu Eky Nur Fadhilla (Ketua
Angkatan TM 2014). Dia mengaku bahwa memang dia yang mencuri HP tersebut, dan
disana terjadilah ricuh antar panitia, pengurus BEM, dan peserta yang membela
juga ingin memulangkan kami kerumah masing-masing terkait hal ini. Banyak
sekali disana orang-orang yang meninggikan suaranya. Disana juga ada pemateri
yang dilibatkan yaitu Bang Farid, disana kami bentrok juga dengan panitia,
bentrok disini, merupakan bentrok pendapat dan solusi. Akhirnya suasana
dikondisikan kembali oleh panitia untuk materi selanjutnya, dan ternyata semua
hal tersebut adalah kejadian yang di rencanakan. Kami disana kaget, dan
ternyata semua hal tersebut adalah sebuah manajemen konflik yang di rekayasa
oleh Panitia (sebagian) dan senior, juga pemateri.
Materi yang di usungkan disana
ternyata adalah mateir Negosiasi, dimana dalam suatu konflik haruslah kita
menemukan sebuah solusi yang memenangkan kedua belah pihak, yang disebut
sebagai win-win solution. Sebenarnya hal tersebut adalah hal yang
dituju untuk para peserta agar menjadi pemimpin yang berpikir solutif. Setelah
materi tersebut yang telah dilewati oleh suasana tegang, dan menemukan solusi
yang pintar yang dipaparkan oleh bang Farid, kami akhirnya dipersilahkan untuk
beristirahat dan dikondisikan kembali nanti pada Jam 01.00 WIB untuk sholat
Malam.
Sebangunnya kami pada tanggal 14
Juni 2015 jam 01.00 WIB, kami dikondisikan untuk cepat-cepat dengan atmosfir
yang lebih tegang, setelah kami menunaikan sholat tahajud. Kami dikondisikan
untuk Wisata Malam, disana, kami diminta untuk mencari batu yang telah disebar
di sungai yang ada dibawah Villa, setelah kami menemukan batu bertuliskan nomor
kelompok kami disana kami diminta untuk membuatkan api unggun untuk ketahanan
kami akan kedinginan yang kami rasakan setelah berenang mencari batu di sungai.
Setelah api unggun dan kami selesai menyelamatkan kami dari suasana menggigil,
kami diminta untuk segera menuju lokasi selanjutnya yaitu untuk muhasabah
terkait dibutuhkannya kami di Fakultas Teknik. Setelah itu baru kami kembali ke
Villa dengan memegang pundak rekan kami. Sesampainya kami di Villa, kami
dipersilahkan untuk langsung menunaikan sholat Shubuh dan seperti biasa agenda
kerohanian kami setelah sholat shubuh tersebut.
Di
pagi hari, setelah kami diberikan waktu 1 jam untuk istirahat, kami kembali
memulai hari dengan senam pagi, kali ini, senam banyak sekali fun-nya, dan juga
sempat bermain-main dengan panitia. Setelah senam, kami makan terlebih dahulu
dan memulai kembali agenda dengan Outbound. Ada 4 permainan outbound, yaitu
Kolong-kolongan, estafet Ping-pong, ranjau, dan jatuh bebas. Di setiap
permainannya kami harus mencari maksud dari game tersebut. Banyak sekali makna,
yang berhubungan dengan Tema PKMFT UNJ kali ini. Game / Outbound tersebut
berlangsung dengan seru, dan banyak dari kami yang senang memainkannya. Setelah
4 permainan tersebut, dilanjutkan dengan Outbound yang seru lagi yaitu, lari
lumpur dan guling-guling di lumpur. Setelah itu kami dipersilahkan untuk
membersihkan diri dan mempersiapkan diri setelah ISHOMA untuk kembali kerumah
masing-masing. Seselasainya kami melakukan agenda bersih-bersih, kami sholat
terlebih dahulu, lalu setelah itu baru kami diperbolehkan untuk makan. Setelah
makan, panitia mengadakan agenda perkenalan panitia dan kami diberikan
kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti PKMFT UNJ 2015.
Banyak sekali Kesan dan Pesan, terutama kritik yang bersifiat mendukung untuk
para panitia PKMFT.
Setelah semua kesan & pesan
tersampaikan kami akhirnya melakukan sesi foto-foto, sesi foto yang terakhir
adalah membentuk tulisan PKMFT 15 dari seluruh peserta PKMFT. Foto sudah
selesai dan kami diperbolehkan untuk kembali kerumah kami masing-masing dengan
tracking 2 jam lagi kebawah ke Pafesta. Dari sana kami (kelompok 1) menaiki
angkot dan setelah itu menaiki APTB untuk turun di UKI lalu TJ menuju Tj. Priuk
dan kembali kerumah masing-masing, tetapi saya kembali ke UNJ. Begitulah
kurang-lebih perjalanan kami saat PKMFT 15. Tetap Semangat teman-teman. PKMFT
2015, Berpikir Kreatif, Bertindak Solutif, Hidup Mahasiswa!
Best Regards
Rakha Ramadhana






No comments:
Post a Comment