Sunday, June 21, 2015

PRESS RELEASE PART 3 PKMFT UNJ 2015 -- 19-21 Juni 2015

Oleh : Rakha Ramadhana (1) T.Elektro/PTIK/2014

Tema : Pemimpin yang Berkarakter Religius, Berpikir, dan Bertindak Solutif
Pembicara : Tommy Maulana (T. Mesin 2014)
Tanggal : 19-21 Juni 2015
Jumlah Peserta : 87 orang

PKMFT UNJ 2015, Part 3, tidak terasa kita sudah melewati agenda PKMFT UNJ yang panjang ini. Saat ini kita sampai di penghujung rangkaian, yaitu Part 3. Disini kita diminta untuk melakukan aksi nyata pengabdian masyarakat. Hal tersebut akan kami lakukan di COMDEV FT di daerah Cipinang, Jakarta Timur. Ada beberapa kegiatan yang akan kami lakukan disana, tetapi sebelum itu, kami pada tanggal 19 Juni, melakukan survey terlebih dahulu.

Survey dilaksanakan di sore hari pada hari Jumat, kondisi pada saat itu didatangi hanya oleh 6 kelompok, disana kami survey lokasi COMDEV FT, dan melakukan wawancara dan menarik banyak keluhan dari warga yang ada disana. Kami mendapatkan keluhan pertama yaitu mengenai fasilitas yang mereka miliki, yaitu lapangan bulu tangkis. Lapangan ini, biasa digunakan untuk balai desa, dengan semua acara yang dilaksanakan oleh RT/RW, biasanya dilaksanakan di Lapangan Bulu Tangkis ini. Ada juga yaitu keluhan mengenai Pengadaan Penyuluhan, terutama tentang Kesehatan, hal ini disebabkan karena memang lokasi yang kami survey sangatlah rentan pada daerah penyakit. Yang ketiga yaitu, pengabdian terhadap COMDEV FT itu sendiri, yaitu dengan mengadakan Taman Baca, disana, kita dapat mengajarkan para anak-anak yang ada di lingkungan sana untuk gemar membaca dengan menyumbangkan buku atau melakukan gebyar buku dan hal sebagaianya. Dan yang terakhir adalah Inspeksi Sampah, disini kita akan melakukan aksi nyata untuk menunjukkan bahwa kami adalah orang-orang yang bertindak solutif. Solutif dalam penanganan sampah.

Survei telah selesai, dengan beberapa argumen di kepala, lalu kami kembali kerumah masing-masing. Keesokan harinya pada tanggal 20 Juni yang bertempatan di HAMAS FT, kami diminta untuk kembali berkumpul dan berdiskusi akbar mengenai aktivitas pengabdian masyarakat kami. Diskusi berlangsung dari jam 10:30 sampai jam 12:00. Dalam diskusi ini, para surveyor yang mengunjungi COMDEV sana, menjelaskan terkait kondisi yang ada disana, dan pengabdian masyarakat apa yang tepat untuk dilakukan disana. Akhirnya terpilihlah beberapa Kesepakatan, dan kesepakatan tersebut adalah, pertama Penyuluhan Kesehatan mengenai DBD yang di PJ kan oleh Tommy Koswara, Lemari Buku, sebagai sumbangan yang di PJ kan oleh Gayuh, Taman Baca, yang di PJ kan oleh Budi U, dan yang terakhir adalah Buka Bersama yang di PJ kan kepada seksi Konsumsi yang bertugas nanti disana.

Setelah kami berdiskusi kami dipersilahkan untuk kembali ke rumah masing-masing dan mempersiapkan hal-hal terkait esok hari. Di hari selanjutnya pada tanggal 21 Juni 2015, tepat kembali di HAMAS FT, kami berkumpul jam 08.00 WIB untuk bersama-sama menuju COMDEV, namun karena kendala satu dan hal yang lainnya, kami jadi baru dapat hadir di COMDEV yaitu jam 09.10 WIB. Disanalah aktivitas kami mulai digerakkan, yang pertama berlangsung adalah penyuluhan Kesehatan yang pematerinya tidak lain PJ nya sendiri, yaitu Tommy Koswara. Acara ini pertama berlangsung kurang optimal, karena kurangnya peserta, namun setelah itu, kami diminta untuk memanggil para warga untuk datang ke Balai dan menghadiri acara tersebut dan akhirnya suasana acara meningkat.

Setelah Penyuluhan selesai, yaitu sekitar jam 11:10 WIB. Kami melakukan aksi nyata untuk membersihkan area sekitar RW 02 Cipinang, Jakarta Timur. Bergeraklah kami ke masing-masing RT yang ada disana dan mulai membersihkan areal mereka beraktivitas dan berlalu-lalang. Banyak sekali disana, sampah-sampah yang berserakan, kami mulai pertama dengan mengangkat bangkai hewan mati baru-baru tadi. Setelah itu, kami bergerak untuk membersihkan tempat yang lain setelah tempat yang kami bersihkan sebelumnya sudah susah ditemukan sampah-sampah.

Dengan aktivitas seperti ini, kami mendapatkan kurang lebih setiap RT itu 3 karung sampah, dan ini merupakan suatu hal yang sangat banyak. Kami diminta untuk membuang sampah-sampah tersebut di tempat pembuangan sampah di depan gang pasar Pedati. Agenda selanjutnya, kami melakukan sholat Zhuhur, yang diteruskan dengan Taman Baca. Pada Taman Baca ini, kami sudah mendapatkan sebuah Lemari dan hanya tinggal menyusunkan buku-buku yang sudah di katalogkan sebelumnya kedalam lemari tersebut. Setelah terlihat rapih, Taman Baca COMDEV FT. resmi kami buka.

Banyak sekali anak-anak yang datang ke Taman Baca kami, disana kami juga kewalahan menangani anak-anak yang sangat energetic. Bisa dibilang seperti batere yang baru saja di charge. Demi menjalankan fungsi mahasiswa yang ketiga, kami tidak patah semangat dan terus mengabdi kepada masyarakat. Kami ada yang bermain games bersama, belajar membaca, da nada juga yang belajar menggambar dan mewarnai. Anak-anak tersebut hadir dengan berbagai skill dan keunikan tersendiri, dan inilah yang membuat mereka menjadi anak emas nanti kelak.
Setelah seluruh rangakaian acara Taman Baca dari Ba’da Zhuhur sampai Ba’Da Ashar selesai, kami melanjutkan agenda kami dengan penutupan Part 3 sekaligus penutupan PKMFT UNJ 2015. Dan penutupan ini diselingi dengan berbagai pengumuman, yaitu pertama ada Kelompok Terbaik yang diraih oleh Kelompok 5, adalah Peserta Terfavorit Laki-laki diraih oleh Chabul Budiana (T.Elektro 2014) dan Perempuan diraih oleh Sofie Oktaviani (T.Elektro 2014). Setelah itu ada juga Peserta Terbaik laki-laki diraih oleh Rakha Ramadhana (T.Elektro 2014) dan Perempuan diraih oleh Nibras S. M. (IKK 2014). Dengan berakhirnya agenda ini, kami menutupnya yaitu dengan Kultum menuju Berbuka. Setelah Kultum, akhirnya kami berbuka bersama dengan warga disana.

Suasana menjadi ramai, setelah banyak anak-anak yang meminta minuman dan makanan ke panitia (yaitu kami) dalam Acara pengabdian masyarakat kami ini. Semoga apa yang kami berikan memang benar bermanfaat untuk mereka. Setelah Bukber dan kami juga telah Berbuka Puasa, kami lanjutkan dengan sholat Maghrib bersama. Setelah itu, penutupan Pengabdian Masyarakat di COMDEV FT pun dilaksanakan, ditutup oleh beberapa kata-kata dari Kepala Sekolah COMDEV FT yaitu bang Maryadi Sosiawan (T.Elektro 2013), dan juga ada beberapa maklumat dari Sekretaris RW 02. Disini kami diterima dengan ikhlas dan apa yang kami lakukan sangat di jadikan sebagai suatu acara yang bermanfaat. Semoga apa yang kami berikan memang benar apa yang dikatakan oleh beliau. Akhirnya, kami dapat kembali beristirahat dirumah masing-masing dan menuju hari esok. Sekian perjalanan PKMFT Part 3 kami di Cipinang, Jakarta Timur dengan bentuk sebagai Pengabdian Masyarakat.

Best Regards
Rakha Ramadhana


























  

Sunday, June 14, 2015

PRESS RELEASE PART 2 PKMFT UNJ 2015 – 12-14 Mei 2015

Oleh : Rakha Ramadhana (1) T.Elektro/PTIK/2014

Tema : Pemimpin yang Berkarakter Religius, Berpikir, dan Bertindak Solutif
Tanggal : 12 Mei 2015 – 14 Mei 2015
Jumlah Peserta : 112 orang

PKMFT UNJ 2015, pada tanggal 12 Mei dimulai dengan pengondisian para peserta di tempat perjanjian kehadiran, yaitu di tugu UNJ. Peserta diharapkan oleh panitia untuk dating pada jam 15.00 WIB tepat, apabila tidak, ada pengurangan poin. Hal ini jelas sekali, namun, banyak peserta yang memiliki alasan akan belum lengkapnya perlengkapan kelompok mereka. Kelalaian ini menyebabkan, seharusnya pada jam 17.00 WIB kami sudah diberangkatkan oleh panitia, tetapi kami diberangkatkan setelah Sholat Maghrib. Pengondisian dimulai dari jam 15.30 WIB, panitia menertibkan para peserta dengan cara yang biasa yaitu membariskan para peserta, dan memberikan kesempatan pada peserta untuk menempatkan barang bawaannya di samping mereka, hal ini dilakukan untuk menunggu para peserta PKMFT UNJ 2015 yang telat akan alasannya masing-masing. Briefing dimulai oleh Ahmad Barkah (Koor Acara PKMFT UNJ 2015) setelah sebagian banyak dari peserta PKMFT UNJ 2015 datang, pada briefing ini di sosialisasikan mengenai beberapa tata tertib baru, yaitu mengenai pluit. Pada briefing kali ini juga, di sosialisasikan teknis keberangkatan bagi seluruh peserta. Kami para ketua kelompok dipanggil untuk mencarikan CP setiap kelompok, dan CP tersebut berhak untuk mengaktifkan HP selama perjalanan dari UNJ ke Bogor. Mengenai lokasi kami untuk Pelatihan adalah di Cisura, Bogor, tempatnya di Villa Lembah Pertiwi.
Setelah maghrib, kami disapu habis di UNJ, menandakan kami sudah harus clear dan berangkat menuju lokasi. Kelompok 1 dan 6 (saya dan kelompok 6) membuat perjanjian untuk pergi bersama, akhirnya kami memutuskan untuk menuju Kp. Rambutan (pos 1) dengan Busway terlebih dahulu untuk turun di UKI dan dilanjutkan dengan menaiki Mayangsari dari UKI ke Kp. Rambutan, perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Kami sesampainya di Kp. Rambutan, kami melakukan checkpoint di Pos 1, dengan yang menjaga adalah Maryadi Sosiawan (Staff TDK, PKMFT UNJ 2015). Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak dengan Bus Narita yang di charter oleh sebagian banyak kelompok yang ada pada saat itu, kami merupakan Gelombang pertama, kurang lebih ada 7 kelompok pada Bus tersebut. Setelah kami dapat 7 kelompok dinyatakan untuk siap pergi, kami akhirnya jalan. Perjalanan mengambil waktu 1 ½ jam. Di bus, banyak sekali cerita-cerita para peserta PKMFT dan kami juga mengenal satu sama lain disana.
Sesampainya kami di Pafesta (lokasi Pos 2) pada jam 10.50 WIB, kami dikondisikan oleh para Panitia Sie. TDK disana. Kami diperbolehkan untuk beristirahat sejenak dan menunggu kelompok lain untuk hadir di Pos 2. Setelah seluruh Kelompok datang, kami akhirnya diperbolehkan untuk diantar menuju Lokasi Villa, yaitu di Villa Lembah Pertiwi. Disana, seseorang meng-estimasikan perjalanan (tracking) kami menuju Villa adalah 2 jam. Mendengar hal tersebut, banyak dari kami yang kaget, tetapi kami tetap berjalan. Perjalanan yang kami mulai pada jam 11.00 WIB ini benar-benar menghabiskan waktu 2 jam. Medan yang kami tempuh juga tidak mudah, banyak sekali tanjakan yang sangat curam dan jalan yang beralaskan tanah dan bebatuan. Hal ini  membuat kami untuk beristirahat 2 kali di perjalanan menuju Villa.
Di keesokan harinya, dikarenakan perjalanan mengambil 2 jam jam 01.00 WIB kami tiba di Villa, dan kami dikondisikan untuk segera beristirahat setelah ada beberapa briefing dari panitia. Pada tanggal 13 Juni 2015, hari ke-2 PKMFT UNJ 2015, dimulai dengan dikondisikannya kami untuk melakukan sholat QL (Qiyamul La’il) atau biasa disebut sholat Tahajud. Kami tidak diperbolehkan untuk tidur kembali, melainkan kami diharuskan untuk mengisi jam-jam menuju Shubuh dengan agenda kerohanian. Setelah itu kami baru Shubuh, setelah shubuh, dilakukan pembacaan Al-Matsurat. Seselesainya kami membaca Al-Matsurat, kami dikondisikan di lapangan hijau di Villa Lembah Pertiwi untuk melakukan Aktivitas Senam, seselesainya kami melakukan Aktivitas senam yang dipimpin oleh banyak peserta kami diberikan waktu untuk Sholat Dhuha.

Setelah kami sholat Dhuha, MC masuk yaitu Ahmad Roki Robbani (Staff Acara PKFMT 2015) yang mempersilahkan moderator pada materi yang akan disampaikan untuk masuk, Hadi Sumantri (Ka.Dept PSDM BEMFT 2015-2016). Materi ini merupakan materi Kaderisasi, jadi kami disana mempresentasikan hasil jaulah (kunjungan) kami ke salah satu tokoh yang kami tanyakan tentang kaderisasi. Banyak sekali pandangan yang berbeda dari masing-masing tokoh yang dikunjungi oleh kelompok 1-14. Moderator juga membuat sesi Debat, dengan topik-topik mengenai kebijakan pemerintah, dengan bergantian antar Pro dan Contra, antara laki-laki dan perempuan. Seselesainya kami melakukan sesi Diskusi dan Debat dilanjutkan dengan pemaparan presentasi (penugasan) yang telah kami lakukan, dengan urutan wawancara ke OPMAWA fakultas, wawancara Tokoh di FT, dan yang terakhir adalah wawancara ke Tata Kelola yang ada di FT. Kami mempresentasikan hal ini dilakukan sebelum dan sesudah sholat Zhuhur, dimoderatori oleh Nia Musyarofah (Staff Acara PKMFT UNJ 2015). Setelah banyak sekali pemaparan yang berbeda mengenai opmawa, tokoh, dan tata kelola FT. Kami melanjutkan dengan Agenda materi kembali yang akan di moderator oleh Rizky Fajrianto (Ketua BEM FT 2015-2016), materi yang disampaikan adalah mengenai keorganisasian  dan mengenai para Pemimpin yang ideal untuk masanya. Materi di Disampaikan oleh bang Dani (Ka.Dept Sospol BEM UNJ 2011). Bang Dani menyampaikan juga urgensi mengapa kita harus aksi. Setelah bang Dani menyampaikan paparanya bagaimana kita menemukan kader juga, materi dilanjutkan dengan praktek langsung.
Aksi, ya, aksi sebagai praktek langsung dari materi yang bang Dani sampaikan, disini kami menentukan siapa saja yang menjadi para penentu Aksi, dan isu yang harus kami bahas adalah mengenai pencabutan Subsidi BBM. Aksi yang kami lakukan berlangsung dengan tegang, tetapi setelah di evaluasi ternyata aksi tersebut tidaklah terlalu jelas. Aksi selesai setelah Maghrib, seselesainya kami yang memar karena dibentrokan oleh Polisi kami menunaikan sholat Maghrib di Aula Villa Lembah Pertiwi. Sesudah kami semua melakukan agenda Kerohanian kami setelah Maghrib kami dikondisikan kembali untuk materi selanjutnya, tetapi kami dikagetkan oleh adanya oknum warga yang menuntut bahwa HP miliknya hilang diambil oleh seseorang yang menggunakan Almamater Hijau UNJ, yang sama seperti kita (para peserta) gunakan selama agenda berlangsung. Akhirnya, tersangka ditemukan yaitu Eky Nur Fadhilla (Ketua Angkatan TM 2014). Dia mengaku bahwa memang dia yang mencuri HP tersebut, dan disana terjadilah ricuh antar panitia, pengurus BEM, dan peserta yang membela juga ingin memulangkan kami kerumah masing-masing terkait hal ini. Banyak sekali disana orang-orang yang meninggikan suaranya. Disana juga ada pemateri yang dilibatkan yaitu Bang Farid, disana kami bentrok juga dengan panitia, bentrok disini, merupakan bentrok pendapat dan solusi. Akhirnya suasana dikondisikan kembali oleh panitia untuk materi selanjutnya, dan ternyata semua hal tersebut adalah kejadian yang di rencanakan. Kami disana kaget, dan ternyata semua hal tersebut adalah sebuah manajemen konflik yang di rekayasa oleh Panitia (sebagian) dan senior, juga pemateri.
            Materi yang di usungkan disana ternyata adalah mateir Negosiasi, dimana dalam suatu konflik haruslah kita menemukan sebuah solusi yang memenangkan kedua belah pihak, yang disebut sebagai win-win solution. Sebenarnya hal tersebut adalah hal yang dituju untuk para peserta agar menjadi pemimpin yang berpikir solutif. Setelah materi tersebut yang telah dilewati oleh suasana tegang, dan menemukan solusi yang pintar yang dipaparkan oleh bang Farid, kami akhirnya dipersilahkan untuk beristirahat dan dikondisikan kembali nanti pada Jam 01.00 WIB untuk sholat Malam.
            Sebangunnya kami pada tanggal 14 Juni 2015 jam 01.00 WIB, kami dikondisikan untuk cepat-cepat dengan atmosfir yang lebih tegang, setelah kami menunaikan sholat tahajud. Kami dikondisikan untuk Wisata Malam, disana, kami diminta untuk mencari batu yang telah disebar di sungai yang ada dibawah Villa, setelah kami menemukan batu bertuliskan nomor kelompok kami disana kami diminta untuk membuatkan api unggun untuk ketahanan kami akan kedinginan yang kami rasakan setelah berenang mencari batu di sungai. Setelah api unggun dan kami selesai menyelamatkan kami dari suasana menggigil, kami diminta untuk segera menuju lokasi selanjutnya yaitu untuk muhasabah terkait dibutuhkannya kami di Fakultas Teknik. Setelah itu baru kami kembali ke Villa dengan memegang pundak rekan kami. Sesampainya kami di Villa, kami dipersilahkan untuk langsung menunaikan sholat Shubuh dan seperti biasa agenda kerohanian kami setelah sholat shubuh tersebut.

            Di pagi hari, setelah kami diberikan waktu 1 jam untuk istirahat, kami kembali memulai hari dengan senam pagi, kali ini, senam banyak sekali fun-nya, dan juga sempat bermain-main dengan panitia. Setelah senam, kami makan terlebih dahulu dan memulai kembali agenda dengan Outbound. Ada 4 permainan outbound, yaitu Kolong-kolongan, estafet Ping-pong, ranjau, dan jatuh bebas. Di setiap permainannya kami harus mencari maksud dari game tersebut. Banyak sekali makna, yang berhubungan dengan Tema PKMFT UNJ kali ini. Game / Outbound tersebut berlangsung dengan seru, dan banyak dari kami yang senang memainkannya. Setelah 4 permainan tersebut, dilanjutkan dengan Outbound yang seru lagi yaitu, lari lumpur dan guling-guling di lumpur. Setelah itu kami dipersilahkan untuk membersihkan diri dan mempersiapkan diri setelah ISHOMA untuk kembali kerumah masing-masing. Seselasainya kami melakukan agenda bersih-bersih, kami sholat terlebih dahulu, lalu setelah itu baru kami diperbolehkan untuk makan. Setelah makan, panitia mengadakan agenda perkenalan panitia dan kami diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti PKMFT UNJ 2015. Banyak sekali Kesan dan Pesan, terutama kritik yang bersifiat mendukung untuk para panitia PKMFT.
            Setelah semua kesan & pesan tersampaikan kami akhirnya melakukan sesi foto-foto, sesi foto yang terakhir adalah membentuk tulisan PKMFT 15 dari seluruh peserta PKMFT. Foto sudah selesai dan kami diperbolehkan untuk kembali kerumah kami masing-masing dengan tracking 2 jam lagi kebawah ke Pafesta. Dari sana kami (kelompok 1) menaiki angkot dan setelah itu menaiki APTB untuk turun di UKI lalu TJ menuju Tj. Priuk dan kembali kerumah masing-masing, tetapi saya kembali ke UNJ. Begitulah kurang-lebih perjalanan kami saat PKMFT 15. Tetap Semangat teman-teman. PKMFT 2015, Berpikir Kreatif, Bertindak Solutif, Hidup Mahasiswa!











           










Best Regards
Rakha Ramadhana

Saturday, June 6, 2015

PRESS RELEASE PART 1 PKMFT UNJ 2015

PART 1 PKMFT UNJ 2015 - 6 JUNI 2015
Oleh : Rakha Ramadhana (1) T.Elektro / PTIK / 2014
Tema : Pemimpin yang Berkarakter Religius, Berpikir, dan Bertindak Solutif
Pembicara : Muhammad Yusro (Dosen Fakultas Teknik)
Tanggal : 6 Juni 2015
Jumlah Peserta : 106 orang
            Seperti pada PRA PKMFT UNJ 2015, acara dimulai dengan baris-berbaris untuk memasuki Lobi Gedung Sertifikasi Guru, dari jam yang telah dipersiapkan oleh panitia yaitu 07.00 sampai 07.30. Dalam agenda PKMFT part 1 kali ini, pengurangan nilai dalam ketelatan lebih diberatkan, yaitu dengan pengurangan nilai individu minus 10. Dengan di berikan jarkoman seperti ini, para peserta yang datang tepat waktu meningkat, tetapi kedatangan seluruh peserta pada part 1 ini cenderung untuk berkurang, dari yang pada pra dihadiri oleh 137 peserta, saat ini pada part 1 dihadiri oleh 106 peserta. Namun, karena hal ini adalah pelatihan, pasti banyak peserta yang terseleksi dengan sendirinya.
            Pada 07.30, para peserta yang datang telat mulai diberi ganjaranya masing-masing, sementara kami yang datang tepat waktu mendapatkan waktu untuk beristirahat, sarapan dan mengisi absen terlebih dahulu. Setelah para peserta telah terkondisikan, agenda dimulai dengan masuknya peserta ke Lobi Gedung Sertifikasi Guru. Beda dengan pada PRA PKMFT 23 Mei lalu, kali ini, yang menjadi MC adalah Miqdad Ramadhan (Teknik Mesin – 2013). Miqdad memulai acara dengan jargon klasik yang selalu diserukan yaitu jargon PKMFT UNJ 2015.
            Acara dimulai dengan pembacaan tilawah oleh Singgih Wicaksono (Teknik Mesin – 2013). Dilanjutkan dengan sambutan oleh tidak lain yaitu Ketua Pelaksana PKMFT UNJ 2015, Andri Sutomo, Andri disini mengatakan bahwa kita mengikuti PKMFT adalah untuk “memantaskan diri” seperti tujuan awalnya PKMFT UNJ 2015 di awal. Dengan cara bicara Andri, kami para peserta dapat merasakan feel bahwa kita dibutuhkan di Fakultas Teknik ini untuk membangkitkan kembali “Macan Kampus”.
            Sambutan dilanjutkan oleh Rizky Fajrianto (T.Elektro – 2012, Ketua BEM FT). Fajri disini menyampaikan beberapa targetan mengikuti PKMFT ini, yang pertama adalah sebagai penopang prestasi menuju kepengurusan BEMF. Satu lagi, Fajri menyatakan bahwa, jangan jadikan acara PKMFT ini sebagai ajang formalitas, namun jadikan sebagai suatu pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan oleh para peserta. Ada lagi yang disampaikan oleh beliau yaitu, dalam PKMFT kita jangan mencari nilai, tetapi kita seharusnya mencari, apa yang dapat kita berikan untuk masyarakat kelak nanti. Dan satu kalimat penutup dari Fajri adalah, “Kader Hebat itu Mendengar,  dan Taat”.
            Dilanjutkan dengan seorang pengelola FT, sebagai penjabat yang sangat penting perannya dalam kebirokrasian FT. PKMFT UNJ 2015, kali ini yang memberikan sambutan ketiga adalah Ibu Dr. Tuti Iriani M, Si. Beliau juga menyampaikan beberapa maklumat yaitu, jadilah seorang pemimpin dari pemimpin diri sendiri. Apabila kita sudah dapat memimpin diri sendiri, InsyaAllah kita dapat mengatur yang namanya kepemimpinan di berbagai tempat.
            Setelah ini, MC, mengantarkan kami para peserta untuk melanjutkan ke agenda selanjutnya yaitu agenda Materi Pendidikan Kontemporer. Materi kali ini dimoderatori oleh Zainul Muttaqin (T.Sipil – 2013, Ketua HIMA SIPIL). Saat ini, Zain membacakan CV seseorang pembicara dan juga dosen yang terkemuka di Fakultas Teknik, yaitu pembacaan CV salah satu orang yang berpartispasi dalam gerakan Mahasiswa 1998, Bpk. Muhammad Yusro. Beliau akan menyampaikan materinya dengan menggunakan Presentasi.
            Bapak Muhammad Yusro, menyampaikan latar belakang kondisi Indonesia, bahwa Indonesia, memiliki kecenderungan Pendidikan yang gawat Darurat. Pertama, sekolah di Indonesia tidak memenuhi standar minimal untuk menyelenggarakan pendidikan. Juga, nilai dalam Instansi pendidikan tersebut belum tercapai dengan sukses, juga Peringkat Indonesia yang mendapatkan predikat tidak baik di kalangan ASEAN. Hal ini dapat disebabkan oleh para Masyarakat Indonesia yang jarang sekali untuk memiliki keminatan pada Membaca, dengan kekurangan minat baca ini, wawasan pengetahuan para masyarakat Indonesia belum tentulah luas. Juga, kekerasan asusila yang dilakukan oleh para Remaja Indonesia, dengan ini, moral sudah terlihat jelek di Indonesia ini.
            Di sisi, selain kekurangan, Indonesia juga memiliki kelebihan yaitu, Jumlah Institusi pendidikan meningkat, hal ini menyebabkan terbukanya lapangan pendidikan bagi para peserta didik untuk menempuh alur kependidikannya. Kedua, jumlah anak yang mendapatkan pendidikan dasar dan menengah meningkat, hal ini dikarenakan juga oleh gratisnya pendidikan saat ini yang didukung oleh Pemerintah. Ketiga, jumlah buta huruf di Indonesia juga berkurang secara signifikan. Dan yang terakhir adalah, mahasiswa saat ini, berlipat ganda.
            Nah, inilah tugas kita sebagai penggerak instansi pendidikan untuk mencerminkan sosok Pendidik yang baik kepada mereka, para peserta didik. Jadilah seorang pendidik yang berpenampilan seperti layaknya Super Hero yang bertandakan logo Tut Wuri Handayani di dadanya. Dengan ini, kita dapat menjadi teladan yang pasti dicontoh oleh para peserta didik. Janganlah menjadi salah satu orang yang memilih untuk kerja diluar dibandingkan kerja di dalam. Jadilah seseorang yang bekerja diluar, tetapi abdikan di negri sendiri. Jadi kita dapat merasakan sensasi International di negeri sendiri.
            Sebagai penutup dari Bpk Yusro, beliau menyampaikan bahwa, kita harus menjadikan Persekolah itu sebagai Taman bagi para Peserta Didik, dimana mereka dengan ceria menuntut Ilmu demi memenuhi amanah dari Orang Tua dan mendapatkan Pahala Allah SWT.
            Materi diberhentikan disini setelah penutup dan dilanjutkan sesi diskusi, setelah itu, kami diberikan waktu untuk melakukan ISHOMA. Dengan ini, kami dapat beristirahat sejenak, tetapi kami diminta untuk tepat waktu. Alhamdullilah penulis sendiri datang tepat waktu, setelah itu kami diberikan waktu untuk diskusi dengan para Fasil Kelompok kami, terbentuklah suatu konsepan jargon dan yel-yel dari beberapa kelompok seperti tujuan utama dikumpulkannya mereka. Agenda dilanjutkan dengan menonton cuplikan film dari Divisi Acara  PKMFT UNJ 2015, sementara Ketua Kelompok dikumpulkan untuk merundingkan beberapa maklumat, disini, di PKMFT kita dituntut untuk dapat mengabdi kepada Masyarakat, jadi kita memutuskan untuk mengabdi kepada Masyarakat FT dan mendirikan yang namanya Perpus Biru. Hal ini, akan disosialisasikan lebih lanjut oleh Koor Perpus ini, yaitu Randi Apriansyah (T.Elektro – 2014). Hal-hal yang bersifat teknis akan dipimpin oleh Randi, dan kami menyumbangkan Ide serta membantu dalam pengerjaan teknis tersebut. Setelah itu, para peserta dipersiapkan untuk mencatat beberapa barang bawaan yang harus digunakan di PKMFT 2015.
            Setelah rangkaian tersebut, kami dipersiapkan untuk pulang dan dikondisikan oleh TDK, dan akhirnya kami dapat pulang tepat waktu yaitu pada 14.50 WIB.
Quotes yang saya tangkap pada hari ini adalah, “Jadikanlah instansi pendidikan itu sebagai Taman, dimana kita dapat mengantarkan materi dengan santai kepada peserta didik”.
Best Regards