Bismillah,
Assalamu'alaykum,
Sejatinya banyak sekali saat ini mahasiswa yang mempertahankan idealismenya. Tetapi apa daya, ketika hal tersebut dibentrokkan dengan suatu kewajiban untuk menuntut ilmu. Idealisme mereka pun pudar.
InsyaAllah teman-teman disini saya akan menceritakan bagaimana cara mengerti terkait dua hal ini, Kuliah, dan Aksi, serta menjaga idealisme kalian yang sebenarnya.
Seringkali mahasiswa saat ini turun kejalan untuk memperjuangkan suara rakyat, namun banyak juga mahasiswa yang hadir kuliah memperjuangkan akademiknya. Oleh dari hal itu, timbul suatu pilihan.
Apakah mahasiswa akan kuliah di kampus? Ataukah kuliah di jalan?
Yang perlu diketahui dari hal diatas teman-teman bahwa kedua hal tersebut, sama saja maknanya. Ketika ditanyakan tentang aksi, maka aksi tersebut adalah suatu gerakan dengan tujuan. Ketika disebutkan tujuan, maka tujuan setiap orang itu berbeda-beda.
Dari klasifikasinya, aksi terbagi menjadi banyak, dan salah satunya adalah kuliah di kampus, juga aksi turun ke jalan. Melihat hal tsb teman-teman, ketika teman-teman memutuskan untuk berkuliah dibandingkan aksi turun kejalan. Maka hal tersebut juga merupakan aksi. Sadarkah kalian akan hal itu?
Lalu bagaimana seseorang yang aksi turun kejalan dan mereka meninggalkan kuliah mereka?
Butuh di camkan kepada seluruh mahasiswa yang melakukan aksi turun kejalan, bahwa hal tsb bukanlah ajang untuk "cabut" kuliah! Kalian sebagai massa aksi, perlu tau tujuan kalian di kampus itu apa, dan ketika kalian memenuhi tujuan tersebut, bolehlah kalian aksi turun kejalan, dengan tujuan yang lain.
Disini perlu ditekankan bahwa memprioritaskan tujuan adalah suatu hal yang harus dilakukan sejak dulu. Apalagi ketika aksi turun kejalan kaian membawa nama rakyat.
Terus bagaimana caranya kalian harus memilih? Tentu dengan melihat tujuan kalian dalam melakukan dua hal tsb. Apakah kalian sudah memenuhi tujuan kalian di kampus?
Sebagai kaum intelektual, tujuan kalian di kampus adalah lulus, maka timbul misi misi kalian dari sana. Perlu diketahui juga bahwa ketika kalian aksi, janganlah menjadi massa aksi yang tidak mengerti apa yang di aksikan! Itu adalah pertanda bahwa tujuan kampus kalian belum selesai!
Kalian adalah "mahasiswa" dan seharusnya kalian kaji lagi tujuan mahasiswa tersebut, maka dari hal itu, ada dua fungsi mahasiswa yang terkait dengan hal ini.
Pertama adalah iron stock, apakah kalian mengerti apa makna dari iron stock ini? Kalian sebagai mahasiswa diharapkan dapat menjadi kader penerus bangsa! Bukan menjadi kader yang tidak jelas masa depannya!
Kedua adalah social control, sebagai pengontrol jalannya suatu kebijakan yang ditujukan kepada masyarakat yang ada di wilayah kalian.
Apakah kalian masih memilih antara kuliah ataukah aksi turun kejalan? Sudah waktunya tidak teman-teman. Karena fungsi mahasiswa mengatakan hal tsb. Ketika kalian sudah menyelesaikan tujuan akademik dan menjadi iron stock, maka datanglah membantu para mahasiswa untuk menjadi social control.
Mungkin hal ini dapat menjadi pelajaran untuk kita kedepannya, dalam lebih bijak memilih mana kapan kuliah dan kapan turun kejalan. Akhir kata, saya menggunakan "dan" di judulnya, karena apa? Karena mereka setara. Dan tidak bisa dipisah kan
Sekian dari saya, kurang lebihnya mhn maaf, semoga menjadi pencerahan. Wassalamu'alaikum wr. Wb.
Ditulis Oleh :
Mahasiswa UNJ
Rakha Ramadhana
No comments:
Post a Comment